Selamat Datang di blognya Ummi Hana!

Jumat, 11 Mei 2012

Materi Pelatihan SDKI 2012

Kegiatan pelatihan calon innas dimulai dengan membahas :

1. Pendahuluan

Materi pertanyaan SDKI12 merujuk kepada pertanyaan SDKI 2007 ditambah pertanyaan baru yang sudah diuji coba terlebih dahulu. Ujicoba telah dilakukan di Provinsi Riau dan NTT.

Jenis dokumen yang digunakan dalam pencacahan SDKI 2012

Daftar pertanyaan RT digunakan untuk mengumpulkan informasi mengenai keterangan pokok anggota rumah tangga dan mengetahui kondisi tempat tinggal rumah tangga. Selain itu juga untuk mengidentifikasi anggota rumah tangga yang menjadi responden modul WUS, modul PK atau modul RP. Nantinya dalam 1 Blok Sensus akan dipilih sampel sebanyak 25 rumah tangga.


kuesioner RT

Daftar pertanyaan WUS ditanyakan kepada responden wanita berusia 15-49 tahun. Daftar ini digunakan untuk memperoleh informasi mengenai latar belakang responden, riwayat kelahiran anak, pengetahuan dan praktek KB, kesehatan ibu & anak, pengetahuan tentang AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) lainnya, serta isu kesehatan lainnya, kematian ibu dan informasi lain. Dari 25 rumah tangga sampel tersebut, jika memenuhi syarat WUS, maka akan diwawancara menggunakan kuesioner ini.

kuesioner WUS

Daftar pertanyaan PK ditanyakan kepada responden pria berumur 15-54 tahun dan berstatus kawin atau hidup bersama. Daftar ini digunakan untuk memperoleh mengenai informasi kesehatan pria kawin meliputi kesehatan reproduksi, pengetahuan dan praktek KB, pengetahuan tentang AIDS dan IMS lainnya, serta isu kesehatan lainnya, persepsi tentang perkawinan, dan sikap terhadap perempuan, preferensi fertilitas, dan partisipasi dalam perawatan kesehatan. Dari 25 rumah tangga diambil 1/3 nya yaitu 8 rumah tangga untuk menjadi sampel PK.

kuesioner PK

Daftar pertanyaan RP ditanyakan kepada responden pria berumur 15-24 tahun dan berstatus belum kawin. Daftar ini digunakan untuk memperoleh informasi mengenai kesehatan remaja pria, meliputi pubertas, KB dan kesehatan reproduksi, pacaran dan perilaku seksual, rokok dan minuman beralkohol, dan pengetahuan tentang AIDS dan IMS lainnya.

kuesioner RP

Daftar DTP digunakan untuk mencatat pembagian tugas untuk setiap pewawancara. Pengisian Daftar DTP ini dilakukan oleh pengawas.

Daftar DTP

Daftar DSRT digunakan untuk mencatat rumah tangga yang menjadi sampel SDKI 2012.


Daftar DSRT12

Daftar SDKI12 P ini digunakan untuk mencatat seluruh rumah tangga hasil pemutakhiran.


Daftar SDKI12 P

Sketsa peta SP 2010 WB yang telah dimutakhirkan ini digunakan sebagai panduan oleh para pencacah dalam menemukan rumah tangga sampel.

Sketsa peta SP 2010 WB


2.  Metodologi & organisasi lapangan

Tahap I   : mengambil sejumlah psu, dalam hal ini wilayah cacah (gabungan BS berdekatan) dari master sampel psu
Tahap II  : memilih sebuah Blok Sensus (BS) dari setiap wilayah cacah terpilih
Tahap III : memilih 25 rumah tangga biasa

Satu tim petugas SDKI 2012 ini terdiri dari :pengawas, editor, 4 pewawancara WUS, 1 pewawancara PK merangkap editor RP dan 1 pewawancara RP.

Dikarenakan pertanyaan dalam kuesioner SDKI ini sangat sensitif, maka nantinya pewawancara wanita mewawancarai responden wanita, pewawancara pria mewawancarai responden pria. Selain itu, untuk memberikan kenyamanan kepada responden, diusahakan tidak ada orang lain dalam wawancara tersebut.

Pada prakteknya, 25 sampel rumah tangga dibagi ke seluruh pewawancara. Bila ditemukan responden yang memenuhi syarat sesuai dengan tugasnya, maka langsung melanjutkan wawancara. Jika ada responden yang tidak sesuai dengan tugasnya, maka laporkan ke pengawas, maka pengawas akan membagi tugas tersebut ke pewawancara yang sesuai.


3. Kegiatan lapangan

Sebelum turun ke lapangan, akan dilakukan pemutakhiran Setiap tim akan mencacah di satu Blok Sensus selama kira-kira 3 - 5 hari. Sebelum berangkat, para petugas harus mempersiapkan perlengkapan yang harus dibawa yaitu dokumen pencacahan, alat peraga, senter untuk jalan di malam hari, makanan, minuman, obat pribadi, dll.

Jika pada kunjungan pertama responden tidak dapat ditemui, maka lakukan kunjungan berikutnya pad awaktu yang berbeda. Lakukan kunjungan minimal 3 kali untuk menentukan apakah responden non respon. Apabila sampai kunjungan ke-3 masih tidak dapat ditemui, maka lapor ke pengawas, biarkanlah pengawas yang menentukan non respon/tidak.

Pencarian rumah tangga sampel bisa menggunakan :
- daftar SDKI12-RT
- peta SP2010-WB
- daftar SDKI-P
- bertanya pada rumah tangga di sekitarnya
- bantuan dari Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) atau penunjuk jalan, dalam hal ini ketua Satuan Lingkungan Setempat (SLS)

Target responden dalam SDKI 2012 adalah :
- semua wanita usia 15 - 49 tahun tanpa memperhatikan status kawin
- pria kawin/hidup bersama usia 15 - 54 tahun, hidup bersama maksudnya adalah tidak memiliki ikatan pernikahan tetapi hidup layaknya suami istri
- remaja pria belum kawin usia 15 - 24 tahun
- tamu yang menginap tadi malam

Setelah wawancara selesai dilakukan, pemeriksaan kuesioner harus dilakukan selama masih di lapangan, untuk mengantisipasi jika ada ertanyaan yang terlewat. Laporkan masalah-masalah yang ditemukan di lapangan kepada pengawas.


4. Tata cara umum pengisian kuesioner

- Bacakan sesuai dengan yang tertulis di kuesioner.
- Jangan buat kalimat sendiri ketika mengulang pertanyaan
- Jika responden belum mengerti setelah diulang 3 kali, jelaskan maksud pertanyaan
- Hati-hati! Jangan mengulang arti!
- Jika harus berbahasa daerah, pastikan pertanyaan tidak mengarah kepada jawaban tertentu




sumber : Power point Materi Pelatihan SDKI 2012

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar