Kegiatan pelatihan calon innas dimulai dengan membahas :
1. Pendahuluan
Materi
pertanyaan SDKI12 merujuk kepada pertanyaan SDKI 2007 ditambah
pertanyaan baru yang sudah diuji coba terlebih dahulu. Ujicoba telah
dilakukan di Provinsi Riau dan NTT.
Jenis dokumen yang digunakan dalam pencacahan SDKI 2012
Daftar pertanyaan RT digunakan untuk mengumpulkan
informasi mengenai keterangan pokok anggota rumah tangga dan mengetahui
kondisi tempat tinggal rumah tangga. Selain itu juga untuk
mengidentifikasi anggota rumah tangga yang menjadi responden modul WUS,
modul PK atau modul RP. Nantinya dalam 1 Blok Sensus akan dipilih sampel sebanyak 25 rumah tangga.
 |
| kuesioner RT |
Daftar pertanyaan WUS ditanyakan
kepada
responden wanita berusia 15-49 tahun. Daftar ini digunakan untuk
memperoleh informasi mengenai latar belakang responden, riwayat
kelahiran anak, pengetahuan dan praktek KB, kesehatan ibu & anak,
pengetahuan tentang AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS) lainnya,
serta isu kesehatan lainnya, kematian ibu dan informasi lain. Dari 25
rumah tangga sampel tersebut, jika memenuhi syarat WUS, maka akan
diwawancara menggunakan kuesioner ini.
 |
| kuesioner WUS |
Daftar pertanyaan PK ditanyakan kepada
responden pria berumur 15-54 tahun dan berstatus kawin atau hidup
bersama. Daftar ini digunakan untuk memperoleh mengenai informasi
kesehatan pria kawin meliputi kesehatan reproduksi, pengetahuan dan
praktek KB, pengetahuan tentang AIDS dan IMS lainnya, serta isu
kesehatan lainnya, persepsi tentang perkawinan, dan sikap terhadap
perempuan, preferensi fertilitas, dan partisipasi dalam perawatan
kesehatan. Dari 25 rumah tangga diambil 1/3 nya yaitu 8 rumah tangga untuk menjadi sampel PK.
 |
| kuesioner PK |
Daftar pertanyaan RP ditanyakan kepada
responden pria berumur 15-24 tahun dan berstatus belum kawin. Daftar ini
digunakan untuk memperoleh informasi mengenai kesehatan remaja pria,
meliputi pubertas, KB dan kesehatan reproduksi, pacaran dan perilaku
seksual, rokok dan minuman beralkohol, dan pengetahuan tentang AIDS dan
IMS lainnya.
 |
| kuesioner RP |
Daftar DTP digunakan untuk mencatat pembagian tugas untuk setiap pewawancara. Pengisian Daftar DTP ini dilakukan oleh pengawas.
 |
| Daftar DTP |
Daftar DSRT digunakan untuk mencatat rumah tangga yang menjadi sampel SDKI 2012.
 |
| Daftar DSRT12 |
Daftar SDKI12 P ini digunakan untuk mencatat seluruh rumah tangga hasil pemutakhiran.
 |
| Daftar SDKI12 P |
Sketsa peta SP 2010 WB yang telah dimutakhirkan ini digunakan sebagai panduan oleh para pencacah dalam menemukan rumah tangga sampel.
 |
| Sketsa peta SP 2010 WB |
2. Metodologi & organisasi lapangan
Tahap I : mengambil sejumlah psu, dalam hal ini wilayah cacah (gabungan BS berdekatan) dari master sampel psu
Tahap II : memilih sebuah Blok Sensus (BS) dari setiap wilayah cacah terpilih
Tahap III : memilih 25 rumah tangga biasa
Satu
tim petugas SDKI 2012 ini terdiri dari :pengawas, editor, 4 pewawancara
WUS, 1 pewawancara PK merangkap editor RP dan 1 pewawancara RP.
Dikarenakan
pertanyaan dalam kuesioner SDKI ini sangat sensitif, maka nantinya
pewawancara wanita mewawancarai responden wanita, pewawancara pria
mewawancarai responden pria. Selain itu, untuk memberikan kenyamanan
kepada responden, diusahakan tidak ada orang lain dalam wawancara
tersebut.
Pada prakteknya, 25 sampel rumah tangga
dibagi ke seluruh pewawancara. Bila ditemukan responden yang memenuhi
syarat sesuai dengan tugasnya, maka langsung melanjutkan wawancara. Jika
ada responden yang tidak sesuai dengan tugasnya, maka laporkan ke
pengawas, maka pengawas akan membagi tugas tersebut ke pewawancara yang
sesuai.
3. Kegiatan lapangan
Sebelum
turun ke lapangan, akan dilakukan pemutakhiran Setiap tim akan mencacah
di satu Blok Sensus selama kira-kira 3 - 5 hari. Sebelum berangkat,
para petugas harus mempersiapkan perlengkapan yang
harus dibawa yaitu dokumen pencacahan, alat peraga, senter untuk jalan
di malam hari, makanan, minuman, obat pribadi, dll.
Jika
pada kunjungan pertama responden tidak dapat ditemui, maka lakukan
kunjungan berikutnya pad awaktu yang berbeda. Lakukan kunjungan minimal 3
kali untuk menentukan apakah responden
non respon. Apabila sampai kunjungan ke-3 masih tidak dapat ditemui, maka lapor ke pengawas, biarkanlah pengawas yang menentukan
non respon/tidak.
Pencarian rumah tangga sampel bisa menggunakan :
- daftar SDKI12-RT
- peta SP2010-WB
- daftar SDKI-P
- bertanya pada rumah tangga di sekitarnya
- bantuan dari Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) atau penunjuk jalan, dalam hal ini ketua Satuan Lingkungan Setempat (SLS)
Target responden dalam SDKI 2012 adalah :
- semua wanita usia 15 - 49 tahun tanpa memperhatikan status kawin
-
pria kawin/hidup bersama usia 15 - 54 tahun, hidup bersama maksudnya
adalah tidak memiliki ikatan pernikahan tetapi hidup layaknya suami
istri
- remaja pria belum kawin usia 15 - 24 tahun
- tamu yang menginap tadi malam
Setelah
wawancara selesai dilakukan, pemeriksaan kuesioner harus dilakukan
selama masih di lapangan, untuk mengantisipasi jika ada ertanyaan yang
terlewat. Laporkan masalah-masalah yang ditemukan di lapangan kepada
pengawas.
4. Tata cara umum pengisian kuesioner
- Bacakan sesuai dengan yang tertulis di kuesioner.
- Jangan buat kalimat sendiri ketika mengulang pertanyaan
- Jika responden belum mengerti setelah diulang 3 kali, jelaskan maksud
pertanyaan
- Hati-hati! Jangan mengulang arti!
- Jika harus berbahasa daerah, pastikan pertanyaan tidak mengarah kepada
jawaban tertentu