Selamat Datang di blognya Ummi Hana!

Jumat, 02 Desember 2011

Proposal Pengadaan Ruang Memerah ASI / ruang laktasi di kantorku..

Hari senin kemarin saya diminta teman kantor untuk mengedarkan tanda tangan untuk mendukung pengadaan ruang memerah ASI / ruang laktasi di kantor saya. Di proposal itu saya dan teman saya hanya mencantumkan 26 orang untuk mendukung pengadaan ruang memerah ASI / ruang laktasi.

Saya agak ragu... 26 orang dari 1000 orang pegawai BPS, apakah cukup kuat untuk menggolkan proposal tersebut. Sebenarnya, saya yakin, banyak ibu2 yang lain bahkan bapak2 pun pasti setuju dengan pengadaan ruang pompa ASI ini... Demi mendukung program ASI eksklusif, seharusnya proposal tersebut disetujui...

Manfaat pemberian ASI eksklusif 6 bulan dan diteruskan sampai 2 tahun atau lebih untuk bayi sudah tak bisa dibantah lagi. Dari segi kesehatan, pemberian ASI esksklusif 6 bulan ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi imunitas bayi dalam masa-masa awal kehidupannya dan untuk kesehatannya kelak. Oleh karena itu, selain dari niat si ibu, perlu dukungan dari lingkungan agar sukses dalam ASIX.. Namun, sampai sekarang masih banyak orang yang belum mengenal ASI eksklusif beserta manfaatnya...

Untuk mensukseskan pemberian ASI Eksklusif 6 bulan, terutama bagi ibu pekerja, diperlukan dukungan penuh dari perusahaan tempat ibu bekerja. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah tersedianya tempat memerah/mempompa ASI (pumping room) yang layak. Dukungan penuh perusahaan kepada karyawati yang memberikan ASI kepada bayinya, pada dasarnya juga akan bermanfaat bagi perusahaan. Karena menyusui adalah merupakan kegiatan yang positif dan sangat bermakna bagi kesehatan anak, maka ibu yang menyusui bayinya akan tidak banyak absen dengan alasan anaknya sakit, sehingga produktivitas kerja ibu menyusui di tempat kerja tetap prima. Selain itu, biaya kesehatan yang ditujukan kepada anak karyawan juga tidak akan banyak dikeluarkan mengingat anak karyawati tersebut jarang sakit.

Banyak sekali dasar hukum yang ada untuk mendukung program ASIX ini, beberapa diantaranya adalah:

  1. Konvensi ILO (Maternity Protection Convention No. 183 & 191) yang menyebutkan bahwa : "Wanita berhak untuk mendapatkan waktu istirahat (lebih dari sekali sehari), ataupun memperoleh pengurangan jam kerja (yang tetap digaji) untuk menyusui anaknya – atau memerah/memompa ASI".
  2. UU 13/2003: Ketenagakerjaan Pasal 83 yang menyebutkan bahwa : "Pekerja/buruh perempuan yang anaknya masih menyusu harus diberi kesempatan sepatutnya untuk menyusui anaknya jika hal itu harus dilakukan selama waktu kerja“
  3. Kepmenkes 450/2004 : “ASI Eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi”
  4. Peraturan Bersama Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Menteri Kesehatan No. 48/MEN.PP/XII/2008, PER.27/XII/2008 dan 1177/MENKES/PB/XII/2008 tahun 2008 Tentang Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu Selama Waktu Kerja di Tempat Kerja
  • Memberikan kesempatan kepada pekerja/buruh perempuan untuk memberikan/memerah ASI selama waktu kerja dan menyimpan ASI perah untuk diberikan kepada anaknya untuk memenuhi hak pekerja dan anak atas ASI.
  • Mendorong Pengusaha agar mengatur tata cara pelaksanaan pemberian ASI dalam Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama dengan mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku.

Seharusnya atas dasar hukum tersebut pihak kantor tersebut menyetujui pengadaan ruang memerah ASI / ruang laktasi ini. Akhirnya, kami berdoa semoga saja keinginan para ibu ini dapat terealisasi..

21 komentar:

  1. bun boleh minta contoh proposal untuk membuat ruang menyusui atau day care dikantor... saya juga mau bikin untuk kantor saya
    bisa di email ke cholili.ae9@gmail.com
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah saya kirim ya mom.. Maaf, responnya lama..baru buka blog lagi..^_^

      Hapus
  2. Oke bunda..saya cari dulu filenya ya bun.. Udah lama soalnya..hehehe..

    BalasHapus
  3. Bunda, bolehkah saya juga mendapat contoh proposal untuk ruang menyusui? Kalau boleh, tolong dikirim ke modjangbandoeng@yahoo.com. Terima kasih banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh mbak silahkan. Tapi ini proposalnya melalui AIMI ya mbak. Bisa dibaca2 aja dulu

      Hapus
  4. Kalau boleh juga ingin mendapakan proposal ruang laktasi, kl berkenan minta tolong dikirim ke erlinapersonal@gmail.com
    Terima lasih banyak Bunda..��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baik bunda..akan saya kirim contoh proposalnya..

      Hapus
  5. Assalamualaikum Bunda, salam kenal ya, Kalau boleh juga ingin mendapakan proposal ruang laktasi, kl berkenan minta tolong dikirim ke lailatulfitriyah1988@yahoo.com
    Terima lasih banyak Bunda..��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah saya kirim proposalnya bunda laila/ukli..

      Hapus
  6. Assalamualaikum bunda,,,,, boleh minta contoh proposalnya bun?? saya dan rekan2 kerja akan mengajukan proposal juga. boleh di email ke nenenganafauziah@gmail.com ya bun. terimakasih sebelumnya untuk bantuannya bunda.

    BalasHapus
  7. Assalamualaikum ummi....
    Salam Kenal,
    ummi boleh kah saya juga dikirikan contoh proposalnya??? saya dan rekan2 karyawati di kantor sedang akan mengajukan ruang laktasi juga. bila berkenan mohon di email ke saya, nenengana.lppi@gmail.com.

    Salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah saya email bun contoh proposalnya. Tapi itu proposalnya contoh dari AIMI. Kalau memang akan buat sendiri, mungkin bisa ditambahkan hal2 lainnya bun.

      Hapus
  8. Assalamualaikum ummi

    Baru saja saya diajak berbincang dengan istri mengenai ruangan asi dikantornya.
    Istri saya ingin mengajukan proposal pengadaan ruangan asi.
    Mohon dibantu dengan contoh draft nya ummi.
    Berikut id email saya dan istri.

    appa.galih@gmail.com
    rizky.lasthope@gmail.com

    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam pak Galih
      Sudah saya kirim contoh draft proposalnya pak. Tapi itu contoh draft dari AIMI. Mungkin bisa dikembangkan pak.

      Hapus
    2. mba apa saya boleh dikirimkn juga ke me.corie@gmail.com


      terima kasih mba

      Hapus
  9. Mohondikirimkan contoh proposal ke fkhairat2@gmail.com terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf mbak..baru buka lagi akun blognya.. Oke akan saya kirimkan..

      Hapus
  10. mba saya baru baca blog nya

    apakah saya boleh dikirimkan juga contoh proposalnya terus terang dikantor saya terutama di divisi saya sedang banyak ibu menyusui dan tempat yang ada saat ini kami menggunakan gudang tidak proper sekali.

    boleh dikirmkan ya mba ke me.corie@gmail.com

    terima kasih

    cory

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf mbak corie..saya baru buka lagi akun blog saya.. Proposalnya sudah saya kirim ke email mbak corie..

      Hapus
  11. Assalamu'alaikum wr wb.
    Boleh kah saya meminta contoh proposalnya Ibu, bisa dikirim ke email omi.shobrina@gmail.com
    sebab saya juga akan mencoba mengajukan proposan pengadaan ruangan laktasi di tempat saya.

    terima kasih sebelumnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam wr wb. Mohon maaf mbak, saya baru buka akun blog saya lagi. Contoh proposal sudah saya kirimkan ke emailnya ya mbak..

      Hapus