Selamat Datang di blognya Ummi Hana!

Selasa, 09 Desember 2014

Komitmen dalam Hubungan Suami-Istri

#edisi 6 tahun kebersamaan

'Bun..ada pasangan suami istri yg dah lama menikah..tapi makin kesini pernikahannya hambar..trus mereka akhirnya cerai..'
'Sebabnya apa yah?'
'Mereka juga gak tau..gak mengungkapkan sebabnya itu apa..baru ketauan setelah konsultasi sama psikolog..tau gak ternyata karena apa?'
'Emang karena apa?'
'Sepele banget..ternyata si istri gak suka kebiasaan suami yg buang puntung rokok sembarangan..trus diinjek2..'
'Haaaah..cuma begitu aja?'
'Iya..mungkin bagi orang lain itu hal yg sepele..tapi sangat penting bagi yang lainnya..dan masalahnya..si istri gak mau bilang sama suaminya..'
'Segitunya ya yah?'
'Makanya kalo bunda ada yg gak suka dari ayah..bilang aja..belajar komunikasikan segala sesuatu sama ayah..'

Ya..komunikasi adalah hal yg sangat2 penting dalam hubungan suami-istri..
Mungkin ada ya beberapa kebiasaan suami saya yg saya tidak suka..tapi saya gak terlalu memikirkannya.. Seperti dalam menanggapi sebuah masalah..terkadang bagi orang lain itu adalah sebuah masalah..tapi bagi saya itu tidak masalah..
'Bunda mah udah terlalu sering menghadapi masalah sejak kecil..jadi yg orang lain anggap sebuah masalah..bagi bunda mah itu bukan masalah..' itu kata suami saya..

Saya sadar saya orang yg introvert..sangat bertolak belakang dengan suami yg cenderung ekstrovert..seeeegala sesuatu masalah disampaikan kepada saya.. Berbeda sekali dengan saya yg cenderung memendam masalah..dan membiarkan masalah itu menghilang dengan seiringnya waktu.. Begitu pun ketika ada kesalahpahaman diantara kami..saya terkadang malas untuk menjelaskan..saya lebih sering diam..membiarkan suami dengan kesalahpahaman di benaknya..
Tapi dengan sabarnya suami saya menghadapi saya yg seperti ini..kemudian membahas lagi kesalahpahaman tersebut sampai masalah tersebut clear..

'Bunda..beraninya cuma lewat WA..surat..ato sms..sekali WA..panjaaaaaaang banget..'
'Eh..itu udah mending kan yah..sebelum2nya bunda gak berani bilang..'
'Bunda..kalo sama ayah aja..orang terdekat bunda gak mau cerita..mau cerita sama siapa?'
'Iya yah..'

Saya sadar sifat saya ini berbahaya sekali dalam hubungan kami.. Oleh karena itu..saya niatkan dalam hati..untuk menjadi orang yg lebih terbuka..

Terima kasih ayah Ari..telah membuat bunda menjadi orang yang mau terbuka sedikit demi sedikit.. Terus bimbing bunda agar hubungan ini terjalin dengan kokoh..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar